July 26, 2021 | Inspiration

Budi Sukses: Di Balik Ruang Belajar Anak Jalanan

Berangkat dari keprihatinan terhadap pendidikan anak jalanan, hati Budi Sukses bergejolak ketika melihat kesenjangan edukasi antara anak-anak lain dan anak jalanan. Menurut Budi, edukasi adalah suatu hal yang berhak dimiliki dan didapatkan oleh semua anak tanpa memandang status. Akhirnya Budi membuat ruang belajar untuk anak jalanan serta orang yang kurang mampu.

Kak Budi, begitulah anak-anak di PKBM Rumah Singgah Fresh Kids Care Bandung memanggilnya. Bapak bernama lengkap Budi Sukses merupakan orang di balik ruang belajar anak-anak ini. Beliau adalah pendiri, guru, sekaligus pengurus tempat belajar anak-anak jalanan tersebut. PKBM Rumah Singgah Fresh Kids Care telah menjadi alternatif ruang bermain dan juga belajar bagi anak-anak dari tingkat PAUD sampai dengan SD. Selama 14 tahun belakangan, Budi telah menyisihkan waktu dari hari-harinya untuk memberikan edukasi kepada anak-anak ini.  Menurut Budi sendiri, niat baik ini dimulai sejak ia menjadi relawan di sebuah komunitas pengajar anak-anak jalanan pada saat sedang menekuni Pendidikan perguruan tinggi.

“Ah, nanti kakak sama aja dengan kakak yang lain” begitu ucap seorang anak yang ia temui di komunitas tersebut. Pertanyaan ini kemudian mengetuk hati Budi yang dulu sempat menghabiskan masa kecilnya di jalanan. Ternyata perasaan yang sama juga ia rasakan dulu, saat banyak relawan yang tiba-tiba hilang dan tidak lagi bertemunya di rumah belajar. Semenjak itu, Ia pun berjanji dan membuat komitmen kepada dirinya sendiri untuk tidak meninggalkan anak-anak ini. Singkat cerita, akhirnya pada tahun 2006, Budi mendirikan Fresh Kids Care, sebuah ruang belajar untuk anak-anak jalanan, pemulung, dan kurang mampu.

Perjalanan Fresh Kids Care tidaklah mudah. Lima sampai enam tahun pertama, Budi mengajar anak-anak di dekat lampu merah yang berlokasikan di Jalan Sudirman, Bandung. Sayangnya, setelah berselang beberapa waktu, ia merasa anak-anak kurang fokus belajar, mengingat mereka harus pergi mengamen lagi ketika lampu lalu lintas kembali merah, lalu belajar dikala lampu sedang hijau. 

Suatu hari Budi mendengar kekhawatiran dari para ibu dari anak jalanan tersebut. Mereka cukup khawatir akan masa depan dari anaknya. Berlandaskan alasan ini, Budi mulai mengembangkan ruang belajar ini yaitu, Fresh Kids Care. Hal ini dimulai dengan pencarian rumah sebagai lokasi yang lebih layak bagi anak-anak didiknya. Hingga saat ini, Fresh Kids Care menetap di Jalan Citepus Satu, RT 02/ RW 05, Bandung, Jawa Barat.

Hingga hari ini, ruang belajar Fresh Kids Care telah bertumbuh dan berkembang menjadi lebih baik hari demi hari. Anak-anak didik Fresh Kids Care juga ternyata mampu mendapatkan prestasi-prestasi yang sangat luar biasa. Tidak sedikit dari mereka yang mendapatkan beasiswa dan juga terbukti mendapatkan hasil nilai ujian yang berada jauh diatas rata-rata. Prestasi ini kemudian berhasil mengubah persepsi para orangtua yang awalnya memandang dengan sebelah mata edukasi untuk anak-anaknya. 

Dari segi komunitas, ruang belajar Fresh Kids Care juga berkembang pesat. Jumlah anak-anak yang berminat belajar terus berdatangan dan mengalami lonjakan, begitu juga dengan relawan-relawan yang datang untuk membantu mengajar mulai dari bidang akademis maupun non akademis. Banyak juga komunitas-komunitas seni yang kemudian tertarik untuk meluangkan waktunya.

Saat ini, Fresh Kids Care tidak hanya menjadi sebuah PKBM. Fresh Kids Care juga telah menyediakan program “2000 A Day, Bersama Kita Bisa.” Sebuah program yang mengajak kita untuk menyisihkan uang Rp. 2.000,00 selama 5 hari yang kemudian akan dialokasikan untuk memberikan konsumsi yang layak bagi anak-anak didik di Fresh Kids Care, juga orang-orang yang membutuhkan. Program ini juga bertujuan untuk membuka lapangan kerja bagi orangtua muridnya.

Kedepannya, Budi dan Zoleka berencana menjalankan program ‘Belajar Keliling’ yang bertujuan untuk memperluas jangkauan Fresh Kids Care sebagai ruang belajar dengan cara menggunakan sebuah mobil yang bertugas untuk mengumpulkan anak-anak jalanan untuk belajar bersama.

Budi Sukses, yang lebih akrab dipanggil BuSuk, sempat  merasakan sulitnya hidup sebagai anak jalanan. Sepanjang hidupnya ia mendapat banyak bantuan dan perpanjangan tangan dari Tuhan. Sekarang ia membagikan lagi kebaikan yang pernah ia terima kepada anak-anak jalanan di Bandung. “Karena hidup itu tidak bisa dinikmati sendiri, jadi aku ingin berbagi untuk mereka supaya mereka itu bisa merasakan seperti apa yang saya rasakan. Karena dengan saya berbagi dengan mereka itu, ada kepuasan tersendiri dalam hidup saya.”

Baca Juga Artikel dari Zoleka.

Hal ini juga selalu diajarkan Budi kepada anak-anak muridnya. Kepada setiap anak yang lulus, Ia juga selalu berpesan, “Bantulah orang lain saat sudah sukses.”  Besar harapan Budi agar lingkaran berbagi ini terus berjalan dan tidak pernah berhenti.

Filed in: Ruang Belajar